pudarnya malam karena hangatnya pagi kan menjelang...
namun malam,bintang dan bulan masih ingin menari dengan riang...
dingin mencekam tak jua beranjak dari kegelapan...
rentetan senyap, sayup terdengar bersama hembusan petang...
malam...
bukankah semua masih ingin menatap gelora langit hitammu?
meresap ke dalam setiap harapan dalam langit pijarmu?
menyusun impian yang terseret kerlip bintangmu?
malam...
masihkah tersisa nanti suara keramaian itu?
karena dia tak ingin menepi dalam sendiri...
karena dia telah menemukanmu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar