Epilogue

Selamat datang di dunia huru-hara!

Kisah manusia-manusia tanah yang berhamburan dan berserakan di dunia fana

Mencari apa saja yang mereka cari dan berbuat apa saja yang mereka mau

Entah apa mereka tahu hidup ini sebenarnya apa, untuk apa, dan mau ke mana

_Living Life-Forever Life_





Selasa, 15 November 2011

Dikala Hujan


Beriak air-air tampak dari kejauhan
Tersentak cucuran-cucuran keras hujan
Menadah percikan-perciakan rintihan awan

Tanah-tanah bergeming riang
Butir-butir meresap sembab dalam senang
Tersandung terjal batu-batu gersang bergelombang

Dan aku masih menunggu hujan
Tuk reda hingga tak bersisa awan
Tinggalah langit yang merindukan bulan

Sabtu, 12 November 2011

Pejuang Kedamaian


Lirih membungkam kesunyian
Menerangi gelap dengan lentera harapan
Lantunan sendu mengiringi uap tetesan
Rintihan kelu masih terus terbisikkan

Bukan karena ia tak sanggup
Bukan lelah  merebah di hatinya
Masih juga bukan pilu ia sandingkan
Hanyalah ketidakberdayaan bersandar mengerang

Tersadar akan sendiri itu tiada
Dan kematian telah membawa janji surga
Ia tidaklah penat akan tercampakkan
Begitu dengan cercaan

Sungguh, hanyalah karena cinta ia bertahan
Sedasyat teguhnya akan keabadian
Ia terus berjalan mendera gersang dan topan
Menebarkan berjuta benih mutiara kedamaian

Rabu, 09 November 2011

Malam


pudarnya malam karena hangatnya pagi kan menjelang...
namun malam,bintang dan bulan masih ingin menari dengan riang...
dingin mencekam tak jua beranjak dari kegelapan...
rentetan senyap, sayup terdengar bersama hembusan petang...

malam...
bukankah semua masih ingin menatap gelora langit hitammu?
meresap ke dalam setiap harapan dalam langit pijarmu?
menyusun impian yang terseret kerlip bintangmu?

malam...
masihkah tersisa nanti suara keramaian itu?
karena dia tak ingin menepi dalam sendiri...
karena dia telah menemukanmu...